← Kembali ke Berita

Amanat Kepala SMPN 6 Surabaya: Tingkatkan Kepedulian Lingkungan ASRI dan Persiapkan Agenda Akademik Oktober

05 October 2026 • Humas • 5× dilihat
Amanat Kepala SMPN 6 Surabaya: Tingkatkan Kepedulian Lingkungan ASRI dan Persiapkan Agenda Akademik Oktober

Pada hari Senin, 5 Oktober 2026, SMP Negeri 6 Surabaya melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan di lapangan sekolah dengan khidmat dan tertib. Pada kesempatan kali ini, Kepala SMP Negeri 6 Surabaya, Bapak Drs. Atim Surahman, M.Pd., bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyoroti dimulainya penilaian Program ASRI untuk sekolah-sekolah se-Surabaya pada minggu ini dan mengimbau seluruh siswa agar bertanggung jawab penuh menjaga kebersihan lingkungan sekolah demi menghindari penalti bendera hitam di bulan Oktober. Beliau menegaskan aturan-aturan penting, seperti kewajiban memisah sampah organik dan anorganik, kebiasaan membawa tempat makan dan tumbler sendiri saat berbelanja di kantin, mengumpulkan air minum kemasan ke ruang kepala sekolah, serta larangan keras melakukan pemesanan makanan online bagi siswa maupun orang tua.

Selain menekankan kepedulian lingkungan, Bapak Drs. Atim Surahman, M.Pd. juga memberikan arahan intensif terkait agenda akademik yang akan segera dihadapi peserta didik. Beliau meminta siswa kelas 9 untuk segera mengulas pembahasan soal-soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah disalurkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya guna mempersiapkan diri menghadapi Try Out (TO) serentak se-Kota Surabaya pada 12 Oktober 2026. Lebih lanjut, beliau mengingatkan seluruh siswa untuk menjaga kondisi kesehatan dalam menyambut Sumatif Tengah Semester (STS) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 30 Oktober 2026, di mana pelaksanaan STS tahun ini digelar secara mandiri dan tidak bersamaan antar-sekolah.

Sebagai penutup amanatnya, Kepala Sekolah turut menyampaikan agenda kepemimpinan siswa melalui pemilihan Ketua OSIS mendatang yang mekanismenya akan ditentukan secara terbuka oleh seluruh warga sekolah sebagai wujud penanaman nilai demokrasi. Setelah penyampaian pesan-pesan penting tersebut, rangkaian upacara diakhiri dengan pembacaan doa bersama dan pembubaran barisan secara teratur. Seluruh peserta upacara pun kembali ke ruang kelas masing-masing dengan membawa motivasi tinggi untuk terus berprestasi, bersiap menghadapi ujian, serta bergotong royong melestarikan keasrian lingkungan SMP Negeri 6 Surabaya.